Sabtu, 19 November 2011

Belajar itu Asyik!!!


Hai pembacaaa… khususnya kawan-kawan di SMAN 8 Tangerang.. Saya buat artikel nih tentang belajar. Ternyata belajar itu asyik lho!! Mau tau?? Baca yaaaa..

Mengapa kita harus belajar? Mengapa belajar merupakan sebuah kewajiban? Mungkin pertanyaan seperti itu pernah terlintas dalam pikiran kita. Nah, sekarang mari kita temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Setiap manusia harus belajar agar mereka bisa menjalani hidup. Dari belajar itulah kita mendapatkan ilmu. Lalu mengapa manusia harus mempunyai ilmu? Karena apapun yang kita lakukan di dunia ini butuh ilmu. Makan, minum, dan berjalan saja kita butuh ilmu. Jadi makin banyak ilmu yang kita miliki, maka makin banyak juga hal-hal yang bisa kita lakukan. Tapi ingat, belajar tidak hanya dari sekolah saja. Dimanapun dan kapanpun kita bisa belajar banyak hal. Bahkan dari seekor semut pun kita bisa belajar tentang saling menolong dan bergotong royong dalam menjalani hidup.
Lalu bagaimana dengan belajar di sekolah? Berkutat dengan rumus-rumus dan hapalan-hapalan yang terkadang membuat pusing, apa masih bisa dikatakan belajar itu asyik?? Tentu bisaaa…!! Bahkan menyelesaikan soal yang sangat sulit pun belajar bisa menjadi sangat mengasyikkan. Ingat! Semakin banyak rumus-rumus yang kau mengerti maka makin banyak hal-hal yang bisa kau lakukan dengan rumus itu. Dan makin banyak hapalan-hapalan yang kau kuasai maka makin banyak pula hal-hal yang bisa kau lakukan dari hapalan-hapalan itu. Nah, bisa melakukan banyak hal itu sangatlah mengasyikkan. Ketika kau mampu menyelesaikan suatu masalah dalam soal tersulit sekalipun maka akan timbul kepuasan tersendiri. Betapa mengasyikkan bukan? Namun, semua itu tidak semudah menghitung  1+1 = 2, tapi juga tidak sesulit menghitung butiran pasir di pantai Kuta. Semua pasti butuh perjuangan. Dan berikut adalah kiat-kiat agar belajar menjadi sangat mengasyikkan dan dengan hasil yang memuaskan:
*       Pertama, tancapkanlah niat baik dihatimu untuk belajar, dengan tujuan agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Sesuatu yang diawali dengan niat baik, maka akan mempermudah langkah selanjutnya.
*         Kedua, anggaplah belajar adalah sebuah kebutuhan. Dengan begitu, kita akan berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dengan usaha semaksimal mungkin.
*          Ketiga, buatlah daftar hal-hal baik yang bisa kau lakukan jika kau punya banyak ilmu. Jadi, kau akan merasa lebih semangat dalam belajar karena adanya dorongan agar kau bisa melakukan hal-hal baik yang telah kau tulis di daftar tersebut.
*         Keempat, sukailah setiap mata pelajaran. Setiap hal yang kau sukai maka akan sering kau lakukan, bukan? Jika didasari dengan rasa suka, maka belajar akan menjadi lebih mudah.
*      Kelima, hindarilah sifat malas. Namun, jika terlanjur sifat malas itu hinggap, maka lakukanlah hal-hal berikut untuk mengusir rasa malas.
-       Bayangkanlah betapa banyaknya hal yang harus kau selesaikan jika kau malas, karena dengan rasa malas tentu pekerjaan akan semakin menumpuk.

-       Selingi waktu belajar dengan hobi positifmu agar tidak merasa bosan. Misalnya, kau suka menggambar, memainkan alat musik, ataupun mendengarkan musik, maka lakukanlah hal itu di saat kau malas belajar, jadi waktu berhargamu tidak akan terbuang percuma.
-       Temukanlah caramu sendiri dalam belajar, sehingga kau tidak akan merasa malas. Seperti membuat catatan-catatan kecil atau membuat main mapping.
*     Keenam, jadikanlah belajar menjadi kegiatan yang senyaman mungkin. Dengan cara, memilih tempat yang nyaman untuk belajar, atau belajar bersama teman-teman, dan bisa juga dengan bermain game atau kuis yang berhubungan dengan mata pelajaran. Sehingga belajar menjadi kegitan yang mengasyikkan dan sama sekali tidak membosankan.
*       Ketujuh, jangan lupa berdo’alah pada Tuhan dengan mengharapkan hasil yang terbaik dari usahamu dalam menuntut ilmu.
 Semoga dengan melakukan kiat-kiat tersebut kita akan lebih semangat dalam belajar dan tentunya mendapatkan hasil yang diharapkan. Dengan demikian cita-cita yang kita impikan dapat tercapai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

"Saya tidak tahu apakah ini adalah langkah terakhir saya."