Selasa, 04 Maret 2014

Resume Panduan Pengelolaan Lembaga Akademis KPK (Kompeten Profesional Kontributif) Jilid 2



Resume Panduan Pengelolaan Lembaga Akademis
KPK (Kompeten Profesional Kontributif) Jilid 2
Grand theme “Peran Kelompok Studi Berbasis KPK
Mendukung UGM Menuju World Class Research
University
Oleh : Suci Wulandari

“Apa Tujuan Awal didirikannya kelompok studi?”
Tujuan awal didirikannya kelompok studi dikenal dengan five functions yakni sebagai berikut:
1. Ekspansi lembaga mahasiswa yang bergerak di bidang keilmuan.
2. Motivasi anggota untuk berkompetensi positif sehubungan dengan keilmuannya.
3. Pembentukan lembaga yang berbasis riset yang mampu mengubah paradigma, persepsi, dan asumsi menjadi nilai yang dapat dievaluasi.
4. Tempat aktualisasi bagi mahasiswa umum yang tidak tertarik mengikuti kegiatan selain kegiatan keilmuan.
5. Jembatan menuju dunia profesi

“Sebenarnya apa itu KPK?”
KPK merupakan dasar gerak kelompok studi . Jadi dengan KPK, gerak kelompok studi mengacu pada tiga kata: kompetensi, profesionalitas dan kontribusi. Kompetensi berarti kapasitas dan kemampuan individu dalam suatu bidang tertentu. Profesionalitas, menunjukkankualitas pekerjaan yang mendekati sempurna dan jauh dari cacat. Kontribusi, tak lain adalah wujud kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya. Gerak kelompok studi berbasis KPK berperan pada fungsi kelompok studi itu sendiri. Secara umum dapat dikatakan bahwa fungsi kelompok studi adalah membentuk dan mengarahkan mahasiswa menjadi mahasiswa yang kompeten, profesional dan kontributif.


“Apa saja peran KPK dalam bidang kaderisasi?”
1.  Nilai
Nilai-nilai kompetensi, profesionalitas dan kontribusi merupakan nilai yang ditanamkan dalam proses kaderisasi lembaga. Nilai kompetensi yaitu kepakaran yang baik dalam bidang yang ditekuni seorang anggota (kompeten dalam bidangnya), baik dari segi disiplin ilmunya maupun di bidang yang ditekuninya di lembaga. Nilai profesionalitas merupakan nilai yang harus ditanamkan; bahwa dalam menjalankan tugasnya, baik sebagai seorang mahasiswa maupun aktivis lembaga harus disertai dengan kesungguhan. Sedangkan nilai kontribusi ditanamkan sejak awal untuk mereorientasi tujuan mahasiswa agar segala kompetensi dan profesionalitas yang dimiliki bukan digunakan untuk sekedar memenuhi ambisi pribadi  tapi lebih dari itu, anggota lembaga dipahamkan bahwa ada sesuatu yang lebih penting untuk dilakukan; yaitu sebuah aksi nyata untuk memberikan kontribusi terbaik di masa depan; kebermanfaatan yang luas bagi lingkungan sekitarnya.

2.   Ruh
Dalam menjalankan proses kaderisasi di lembaga, pelaku hendaknya bergerak dengan ruh atau semangat untuk membekali anggota dengan kompetensi, menjalankannya secara profesional dan dengan tujuan untuk memberikan kontribusi terbaik dengan mencetak generasi muda yang luar biasa nantinya.

3.    Cita-cita dan Tujuan
Sebagai cita-cita, KPK merupakan cita-cita yang harus ditanamkan kepada anggota sejak awal. Dengan ini diharapkan setiap anggota mempunyai semangat yang tinggi dalam mengembangkan dirinya di lembaga untuk menjadi mahasiswa yang KPK.

4.    Alur
Secara sederhana, konsep KPK sebenarnya dibangun oleh tiga bangun sederhana yang saling melengkapi satu sama lain.

“Bagaimana KPK dalam MPP (Media, Pengkajian dan Penelitian) ?”
1.   Kompeten
Fungsi Departemen atau Divisi Kajian, Penelitian, Akademik, atau Profesi bertujuan dalam memfasilitasi dan meningkatkan kompetensi khusus sesuai dengan fokus dari kelompok studi.Departemen yang bergerak dalam pengkajian dan penelitian harus benar-benar memahami pemenuhan kompetensi keilmuan bagi anggota kelompok studinya yang sesuai berdasarkan dengan visi dan tujuan dari berdirinya kelompok studi tersebut.
2.   Profesional
-  Profesional dalam Perencanaan
Dalam merencanakan kegiatan semacam kajian, penelitian, praktik, dan training, harus dikonsep dengan matang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatanpun harus dirumuskan dengan jelas.Kegiatan yang baik bukan hanya terletak pada banyaknya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, tetapi juga harus mampu membangkitkan jiwa-jiwa pembelajar dari pesertanya terutama dari anggota kelompok studinya.
-  Profesional dalam Penyelenggaraan
Menghargai waktu menjadi hal mendasar yang mendukung keberhasilan sikap profesional dalam menyelenggarakan sebuah kegiatan kajian, penelitian, praktik.
-  Profesional dalam Penyelesaian
Profesional dalam penyelesaian sebuah kegiatan diharapkan mampu memberikan kesan terbaik bagi orang-orang yang berinteraksi di dalamnya.

3.    Kontribusi
Dalam mengoptimalkan peran MPP, kontribusi menjadi bukti seberapa besar kelompok studi mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

“Bagaimana fungsi media dalam kelompok studi?”
1.      Media sebagai sarana informasi lembaga
Fungsi utama media dalam kelompok studi ialah menyampaikan informasi mengenai program dan kegiatan dari kelompok studi baik yang telah, sedang, dan akan diselenggarakan.
2.      Media sebagai sarana pembelajaran
Berkembangnya era digital memudahkan interaksi manusia di dunia maya.Pengelola media kelompok studi selayaknya mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadikan media sebagai sarana pembelajaran.

“Bagaimana hubungan KPK dan jaringan?”
1.      Kompeten
Kompetensi disini dimaknai dengan kemampuan kelompok studi untuk membangun dan memetakan jaringan dengan pihak luar.
2.      Profesonal
Setelah kelompok studi mempunyai bank data jaringan dan mampu menjalin komunikasi dengan baik, hendaknya lembaga akademis mampu memanfaatkan jaringan yang sudah dipunyai untuk mengadakan kerjasama yang bersifat konstruktif.
3.      Kontributif
Kemampuan untuk memanfatkan jaringan demi kepentingan semua pihak dan seluruh sasaran dari jaringan tersebut.

“Bagaimana peran kelompok studi dalam bidang kewirausahaan?”
Memahamkan kepada anggota tentang prinsip wirausaha dan mengembangkan jiwa wirausaha bagi anggotanya. Dengan demikian, akan membantu dalam berkontribusi kepada masyarakat, baik dalam tataran organisasi maupun individu. Dalam tataran organisasi, kelompok studi yang berisi anggota-anggota dengan ide-ide cemerlang dapat mengembangkan kewirausahaan berdasarkan hasil riset untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di suatu daerah.

Suci Wulandari
Teknik Fisika 2013
PSDM CT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

"Saya tidak tahu apakah ini adalah langkah terakhir saya."