Kamis, 24 April 2014

Bersyukurlah :)



Bismillaahirrahmaamirrahiim


Segala nikmat yang telah Allah limpahkan. Begitu banyak. Tak mampu diri ini menghitungnya. Namun, apa yang diri ini lakukan? Sering mengeluh dan lupa bersyukur..
“Fabiayyi Aalaairobbikumaa tukadzdzibaan”, Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Sebanyak 31 kali Allah mengulangnya di dalam surat Ar-Rahmaan. Nikmat melihat, berjalan, berbicara, tersenyum, tertawa.. Nikmat kebersamaan dengan keluarga, sahabat, teman-teman... Nikmat berpikir, belajar, menuntut ilmu... Allah anugerahkan kepada seluruh hamba-Nya. Lalu, masih pantaskah diri ini mengeluh?
Mengeluh karena menu makanmu?
Lihatlah masih banyak saudara-saudara kita yang bersusah payah hanya untuk mendapat sesuap nasi tanpa lauk...
Mengeluh akan tugas-tugasmu?
Ingatlah di pelosok negeri sana banyak saudara-saudara kita yang merindukan nikmatnya menuntut ilmu...
Mengeluh karena amanah-amanah yang diberikan padamu?
Ingatlah perjuangan kita, belum ada apa-apanya dibandingkan perjuangan Rasul dan para Sahabat dalam menegakkan Islam...
Mengeluh karena masalah yang sedang menimpamu?
Lihatlah banyak saudara-saudara kita yang sedang menghadapi ujian-ujian yang lebih besar...
Sahabat, setiap apa yang kita rasakan dan miliki saat ini adalah berkat Allah yang Maha Pemurah.. Dia melimpahkan segala nikmat yang patut kita syukuri.. Mulai dari hal kecil, mari kita belajar untuk selalu bersyukur, seperti mensyukuri nikmat melihat matahari pagi ini, mensyukuri nasi berlauk tempe siang tadi, mensyukuri senyum tulus yang diberikan oleh sahabatmu, mensyukuri butiran air hujan sore ini.. Setiap detail peristiwa yang kita alami hari ini, syukurilah...
Karea Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7 :
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepada-Mu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku maka pasti azab-Ku sangat berat”
Sudah sangat jelas bukan bahwa beryukur adalah pelipat ganda nikmat :)
Semoga melalui tulisan singkat ini, akan menambah rasa syukur dan menjauhkan kita dari sifat mudah mengeluh :)
Selamat Bersyukur !
Untuk kesekian kali,
 tulisan ini adalah sentilan untuk penulis
Ditulis  saat hujan di Sabtu siang
-Suci-



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

"Saya tidak tahu apakah ini adalah langkah terakhir saya."